Transsulawesi.com, Batui – Salah satu konsumen sambungan Jaringan Gas (Jargas) Di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai diputus oleh pihak pengelola Jargas Pemutusan ini diduga akibat konsumen menunggak pembayaran selama 5 bulan.
Ade (41) ibu rumah tangga di Keluarahan Lamo, Kecamatan Batui ini marah hingga nekat membongkar pipa jaringan gas Selasa (24/08/2021).
Ia mengaku kesal dikarenakan sebagai konsumen dirinya kecewa setelah meteran jargasnya dicabut oleh petugas pengelola tanpa terlebih dahulu menginformasikan kepadanya selaku pemilik rumah.
“Saya kesal meteran jargas dicabut tanpa sepengatahuan orang rumah. Saat saya coba menghubungi petugas jargasnya tetapi tidak direspon. Makanya saya mau bongkar saja ini pipa gas di rumah,” ungkapnya kesal dikutip dari Obormotindok.com.
Pada media ini, ade mengakui sudah menunggak selama 5 bulan, tapi sebelumnya dia sudah menghadap ke kantor untuk minta dibijaksanai dengan cara mencicil tunggakannya sampai lunas. Akan tetapi tidak direspon oleh petugas, sehingga berujung ke pencabutan meteran.
“Memang saya sudah menunggak 5 bulan, karena masi banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, maka saya minta dibijaksanai dengan membayar secara bertahap sampai lunas, tetapi tidak di iyakan, dan saya sampai kaget meteran sudah tida ada lagi,” ungkapnya.
“Karena meterannya sudah dicabut tanpa konfirmasi, maka saya hari ini juga saya minta pipa gas ini keluarkan dari halaman rumah saya, kalau tida saya yang bongkar sendiri, ” imbuhnya dengan nada kesal.
Mhr