
Ratusan kader DPD Partai Perindo Kabupaten Banggai mengikuti pelatihan pengkaderan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah setempat. Kegiatan ini berlangsung di sekretariat Perindo, Jalan Kolonel sugiono (Maleo), Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. (Foto: Transsulawesi)
Transsulawesi.com, Luwuk – Walaupun sempat terjadi polemik panjang di tubuh Partai Perindo Kabupaten Banggai, namun pengurus Perindo mengatakan bahwa kondisi partai saat ini baik-baik saja, dan siap untuk melakasanakan kerja-kerja partai kedepannya.
Sekretaris DPD Partai Perindo Kabupaten Banggai, Hasbi Latuba mengatakan bahwa pergantian ketua DPD Banggai Rusli Banun memang sudah dalam kajian internal DPD Banggai. Selain kepengurusan akan berakhir, juga sangat berpengaruh pada kekompakan kepengurusan ditingkat bawah menghadapi Pilkada Banggai kedepan.
Harus diakui saat ini Ketua DPD Rusli Banun maju independen di Pilkada Bàlut. "Tentu kita akan menunggu dulu apakah Rusli Banun dinyatakan lolos oleh KPU Balut atau tidak, hal tersebut butuh waktu dua bulan kedepan sesuai tahapan KPU," ujar Hasbi.
Menurut Hasbi pergantian ketua DPD memang telah dikaji, sehingga berbeda halnya kalau yg bersangkutan menyatakan mengundurkan diri mulai saat ini, prosesnya pasti cepat. Ia mengakui kalau saat ini mencuat beberapa figur pengganti ketua dan hal itu lumrah. Namun ia menegaskan bahwa DPD belum melakukan rapat terkait hal itu.
“Yang pasti secara organisatoris kepartaian, tentu baik DPW dan DPP melihat kepengurusan DPD Banggai tidak dalam posisi emergenci atau dibekukan,” ujar Hasbi.
"Sampai saat ini Perindo Banggai baik baik saja, belum ada hal genting. Apalagi harus mengeluarkan Pelaksana Tugas, Kita masih siap kok," tambahnya.
Menurut Hasbi sejatinya sosok figur ketua kedepan harus dipilih secara selektif dan terukur. Sehingga bisa mengangkat marwah partai lebih baik lagi dan menjadikan perindo partai ini bisa disegani.
"Kalau kita hanya fokus bahwa si ini misalnya ada doi dan jabatannya ada, lalu itu menjadi ukuran tanpa melihat latarbelakang organisasinya yang matang, sudah pasti akan jadi bahan tertawaan banyak orang, yang rugi pasti partailah".
Menurut Hasbi mereka akan menunggu usai KPU menetapkan calon di Balut, maka DPD akan melakukan pleno untuk menyusun kembali kepengurusan lalu disampaikan ke DPP melalui DPW.
"Kita akan rapatkan soal ini, yg pasti figur ketua kedepan, bisa diandalkan dan baik baik bersama DPC dan DPRt. Ini untuk menghadapi Pilkada dan Pileg 2024," tutupnya. (mhr)