Transsulawesi.com, Banggai – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai melalui Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Banggai (Disperindag) mengatakan tengah mendatangkan stok beras utnuk kebutuhan masyarkat sebanyak 1000 ton.
Kadis Disperindag Hasrin Karim, SH, M.Si mengatakan bahwa 1000 ton beras yang tengah disiapkan berasal dari dua daerah yaitu Manado dan Makassar. Upaya tersebut merupakan bagaimana mewujudkan ketahanan pangan ditengah pandemi virus Covid-19.
Menurut Hasri masyarakat diharapkan tetap tenang terkait ketahanan pangan di Banggai. Karena Disperindag telah menandatangai pakta integritas terkait pasokan stok beras bersama bulog manado dan makassar. Ia juga mengingatkan bahwa masyarkat tentunya perlu mengikuti imbauan pemerintah terkait kewaspadaan terhadap pandemic Covid-19.
“500 ton dari manado dan 500 ton dari makassar, jadi totalnya 1000 ton beras yang akan masuk di Kabupaten Banggai,” ungkapnya.
Hasrin juga mengatakan baha saat ini Disperindag tengah mobile untuk mendistribusikan sembako murah untuk masyarakat di Banggai. Menurutnya, pendistribusian tersebut akan menyasar seluruh daerah di Banggai sebagai wujud ketahan pangan di tengah pandemic Corona.
“Pemerintah daerah Banggai mendistribusikan sembako murah yakni beras 5 kg, gula 2 kg, minyak goreng 1 liter hingga 5 liter, ini yang sangat mendesak, apabila masyarakat tidak kebagian saat ini, bisa kembali berkoordinasi dengan dinas melalui pak camat,” ujar Hasrin Karim.
(mhr)