Operasi Zebra Dimulai Besok, Lengkapi Surat-suratan Kendaraaan Anda

Operasi Zebra Dimulai Besok, Lengkapi Surat-suratan Kendaraaan Anda

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) secara serentak akan menggelar Operasi Zebra 2019 selama 14 hari, terhitung sejak 23 Oktober hingga 05 November 2019, diseluruh Kepolisian Daerah (Polda) dan Polres jajarannya. (Foto: Ist)

Transsulawesi.com, Banggai -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) secara serentak akan menggelar Operasi Zebra 2019 selama 14 hari, terhitung sejak 23 Oktober hingga 05 November 2019, diseluruh Kepolisian Daerah (Polda) dan Polres jajarannya.

Ops Zebra ini dalam rangka menciptakan kondisi pasca pelantikan presiden, serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Untuk mensukseskan operasi tersebut, Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya Polantas, sebagai penggerak revolusi mental serta pelopor tertib sosial di ruang publik, menggikuti Pelatihan Pra Operasi (Latpraops) Zaebra Tinombala 2019, Selasa (22/10), di Gedung Torabelo Polda Sulteng.

Latpraops dihadiri Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng serta personil yang terlibat dalam Operasi Zebra Tinombala 2019, ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Sulteng, Kombes Pol Drs. Setyo Boedi Moempoeni Harso, SH, M.Hum.

Wakapolda mengungkapkan Ops Zebra Tinombala 2019  mengusung tema meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat Sulawesi Tengah guna mewujudkan Kamseltibcarlantas

"Berdasarkan rencana garis besar (RGB) Operasi Zebra 2019 dari mabes Polri, maka Polda Sulteng mengambil tema operasi kali ini yakni meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat Sulteng guna mewujudkan Kamseltibcarlantas," ungkapnya.

Lebih lanjut Wakapolda menegaskan tujuan digelarnya Latpraops ini sebagai sarana menyamakan persepsi mengenai konsep, pola dan cara bertindak baik, secara taktis maupun teknis yang berhubungan dengan pelaksanaan Ops Zebra Tinombala 2019.

Wakapolda juga mengingatkan bahwa Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Drs.Lukman Wahyu Hariyanto, M.Si berpesan agar para peserta mengikuti Latpraops dengan baik dan seksama.

"Kapolda berpesan agar peserta mengikuti lLatpraops dengan baik dan seksama agar dalam pelaksanaan tugas dilapangan dapat seirama sesuai dengan yang diharapkan," tandasnya.

Pada Ops Zebra Tinombala 2019 kali ini yang menjadi sasaran operasi adalah pelanggar lalu lintas yang berpotensi menyebabkan terjadinya korban fatalitas kecelakaan lalu lintas.

Diantaranya melawan arus, menggunakan HP saat berkendara, tidak menggunakan Helm SBI, pengendara dibawah umur, pengendara dalam keadaan mabuk, tidak menggunakan Safety Belt, melebihi batas kecepatan, tidak memiliki surat ijin mengemudi dan STNK yang tidak sesuai dengan kendaraan (rubah bentuk ganti warna/ rubentina).

Pada kesempatan berbeda, Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto, SIK, mengatakan Ops Zebra Tinombala 2019 yang digelar selama 14 hari melibatkan 475 personil Polda Sulteng dan jajarannya.

Didik juga menghimbau kepada masyarakat Sulteng untuk melengkapi surat-surat kendaraan bermotor berikut kelengkapannya saat mengendarai kendaraannya. (dewi/arf)

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.