Transsulawesi.com, Bunta – Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan ruas jalan Transsulawesi yang menuju Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai sempat lumpuh. Dari pantauan, beberapa pohon kelapa dan pohon kayu ikut bertumbangan menutupi ruas jalan menuju Bunta, Senin (25/5/20202).
Parahnya lagi, longsor juga terjadi di Panjokon, Desa Huhak, Bunta menutupi ruas jalan semalam sehingga menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total. Satu mobil ikut terjebak longsor pada malam hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dikarenakan pengendara mobil beserta keluarganya bergegas keluar meninggalkan mobil mereka yang terjebak longsor.
Jalur bisa kembali normal ketika pihak perusahaan kayu yang berdekatan dengan lokasi longsor mengerahkan alat berat hexa untuk membersihkan lumpur yang menutupi jalur teresbut.
Hampir 1 jam lama pengerjaan untuk membersihkan tumpukan longsor yang menutupi jalur transsulawesi. Terjadi kemacetan kendaraan disepanjang jalan dilokasi longsor namun kembali normal walau jalur tidak nyaman untuk dilalui karena lumpur.
Beberapa pengendara ikut menyesalkan longsor yang terjadi di panjokon, desa Huhak, karena menurut mereka bukan kali ini saja longsor terjadi ditempat tersebut.
“Tolong pemerintah diupayakan agar longsornya diatasi tidak ada lagi seperti ini,” ujar Adi warga Bunta.
Menurut warga yang melintas, jalan ini memang sudah rusak parah. Setiap hujan deras longsor lumpur tanah tidak bisa dihindari diruas jalan Transsualwesi menuju Bunta.
(mhr)