Cegah Potensi Penularan Covid-19, DSLNG Kian Perketat Protokol Keluar Masuk Kilang

Cegah Potensi Penularan Covid-19, DSLNG Kian Perketat Protokol Keluar Masuk Kilang

CSR Manager PT Donggi-Senoro LNG Pandit Pranggana menyerahkan bantuan peralatan kesehatan yang diterima langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Yudi Amisuddin yang juga selaku Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai di halaman Kantor Bupati Banggai, Selasa (7/4). (Foto dokumentasi/Transsulawesi)

Transsulawesi.com, Batui -- Menyikapi perkembangan terkini terkait situasi ditemukannya kasus positif Covid-19 dengan meninggalnya karyawan pabrik petrokimia PT Panca Amara Utama (PAU) yang berlokasi di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, langkah pencegahan cepat telah diambil perusahaan pengolahan gas alam PT Donggi-Senoro LNG.

Hal ini disampaikan Media Relations Officer DSLNG Rahmat Azis saat ditanyakan tindakan apa yang diambil perusahaan LNG itu agar terhindar dari penularan Covid-19 yang telah menyebabkan perusahaan tetangganya, PAU melakukan lockdown.

Menurut Rahmat yang dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (27/7), DSLNG telah menerapkan kebijakan pencegahan yang lebih ketat dengan peningkatan protokol aktivitas keluar masuk kilang.

Hanya pekerja yang kehadirannya mutlak diperlukan untuk mendukung kelancaran operasi yang diminta untuk tinggal di dalam area kilang. Pekerja lainnya akan tetap bekerja dari rumah. Mereka yang tinggal di dalam area kilang diwajibkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku, termasuk memakai masker setiap saat dan menerapkan jaga jarak aman.

Langkah pengetatan protokol pencegahan aktivitas keluar masuk ini dilakukan mulai 28 Juli 2020. Selama periode ini, untuk memastikan operasi kilang tetap berjalan normal, suplai kebutuhan bahan pokok, bahan bakar, dan pergantian pekerja rotasi, tetap berlangsung.

Perusahaan akan meninjau langkah-langkah pencegahan dari waktu ke waktu, untuk disesuaikan dengan situasi di sekitar wilayah operasi.

"Perusahaan berkomitmen untuk selalu mengedepankan unsur Kesehatan dan Keselamatan Kerja, guna melindungi para pekerja dan memastikan keandalan dan keselamatan operasi," terang Rahmat.

Memastikan keberlangsungan operasi kilang dengan selamat dan andal, juga seiring dengan manfaat yang diperoleh daerah di mana kilang beroperasi dan para pemangku kepentingan terkait, termasuk penghidupan masyarakat sekitar, pungkasnya.

(mhr)

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.