JOB-Tomori Terus Lakukan Eksplorasi dan Pengembangan Cadangan Baru

JOB-Tomori Terus Lakukan Eksplorasi dan Pengembangan Cadangan Baru

Agus Sudaryanto, selaku Relation Security & ComDev manager JOB Tomori. (foto diambli sebelum pandemi Covid-19 pada tahun 2018)

Transsulawesi.co, Banggai -- JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi atau yang biasa disebut JOB Tomori merupakan salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang melakukan kegiatan operasi untuk sektor hulu migas di wilayah kerja Sulawesi Tengah, dengan tugas melakukan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di bawah pengawasan SKK Migas.

Wilayah Kerja Produksi (WKP) JOB Tomori adalah Blok Senoro-Toili dengan dua lapangan fasilitas produksi yaitu Lapangan Gas Senoro yang berada di Kabupaten Banggai dan Lapangan Tiaka yang berada di Kabupaten Morowali Utara.

Menurut Agus Sudaryanto, selaku Relation Security & ComDev manager JOB Tomori, Lapangan Gas Senoro merupakan proyek infrastruktur migas terbesar di Sulawesi dengan kemampuan produksi sebesar 310 MMSCFD yang dialirkan untuk memenuhi pasokan gas kepada PT. Donggi Senoro LNG, PT. Panca Amara Utama dan PLN. Di samping Lapangan Gas Senoro, terdapat Lapangan Minyak Tiaka yang semenjak April 2016 dilakukan temporary shut-in dengan pertimbangan keekonomian (negative cash flow).

Agus menegaskan, kegiatan eksplorasi dan pengembangan JOB Tomori terus dilaksanakan untuk menambah cadangan migas baru dan mengelolanya sebagai sumur produksi, baik untuk Lapangan Gas Senoro maupun Lapangan Minyak Tiaka. Untuk mendukung kegiatan tersebut, JOB Tomori telah melakukan aktivitas eksplorasi, diantaranya:

Kegiatan geologi dan geofisika (G&G) dan kegiatan survei seismik 2D dan 3D, untuk pemetaan cadangan sumber daya migas di bawah tanah pada tahun 2019.

Melakukan Geology, Geophysic & Reservoir (GGC) Study pada tahun 2021 untuk mematangkan prospek di Lapangan Minyak Tiaka.

Melakukan studi upside potensial pada Lapangan Gas Senoro untuk selanjutnya dikembangkan.

Dari upaya eksplorasi dalam rangka pengembangan produksi tersebut diatas, prospek cadangan gas Lapangan Senoro berbuah manis yang dapat dikembangkan lebih lanjut, namun untuk Lapangan Minyak Tiaka dikarenakan merupakan lapangan yang marginal maka masih diperlukan kajian-kajian lanjutan guna mengoperasikan kembali.

Semenjak Lapangan Minyak Tiaka dinyatakan temporary shut-in, JOB Tomori telah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan baik di pusat maupun di daerah guna mengantisipasi dampak yang tidak diinginkan dan harapan semua pihak Lapangan Minyak Tiaka dapat beroperasi kembali nantinya.

Mhr

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.