
Salah satu pintu masuk di Kabupaten Tolitoli, Sulteng, yang ditutup dan dijaga oleh petugas gabungan. Foto: Istimewa
Transsulawesi.com, Tolitoli – Pemerintah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, kembali memperpanjang waktu penutupan pintu masuk hingga 29 Mei 2020 mendatang.
Bupati Tolitoli Moh Saleh Bantilan mengatakan bahwa langkah penutupan perbatasan tersebut diambil atas pertimbangan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 saat ini, sehingga pemda Tolitoli mengambil langkah untuk menutup akses pintu masuk kedaerah tersebut.
Menurut Saleh, hal tersebut sejalan dengan keputusan pemerintah pusat yang mengimbau untuk tidak mudik ke kampung halaman, mengingat jumlah pasien pandemi COVID-19 terus mengalami peningkatan.
Bukan hanya jalur darat saja kata Saleh yang ditutup, akan tetapi jalur laut masuk ke kota penghasil cengkeh terbesar di Sulteng ini juga berlaku sama.
Dengan memaksimalkan penempatan petugas di setiap pelabuhan rakyat yang masih longgar pemantauannya, di mana justru sangat berpeluang akan kedatangan warga dari luar daerah terutama pendatang asal Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur yang ingin mudik lebaran.
(sam)