Banggai – Pengurus Komisariat Daerah Al-Khairaat Banggai menggelar peringatan Haul ke-5 Habib Saggaf bin Muhammad bin Idrus Al-Jufri sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah / Tahun 2026 Masehi dengan penuh khidmat. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (27/8/2026) di Mesjid Al-Kautsar Ponpes Alkhairaat Luwuk
Kegiatan ini menjadi momentum untuk kembali meneladani perjuangan ulama dan akhlak Rasulullah SAW dalam membangun daerah.
Ketua Komda Alkhairaat Kabupaten Banggai dalam sambutannya mengatakan Habib Saggaf Bin Muhammad Al-Jufri pernah berpesan bahwa manusia tidak boleh merasa dirinya baik, dirinya hebat selama masih hidup di dunia, nanti ketika telah wafat maka biarlah segala amal perbuatan itu yang bersaksi di hadapan Allah SWT. bahwa menusia itu baik dan selamat.
Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, S.P., M.P., M.M dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Asisten 1 Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Mujiono, S.H., M.H, menyampaikan rasa syukur atas limpahan rahmat Allah SWT sehingga dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah.
Bupati menegaskan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremoni keagamaan.
"Maulid merupakan momentum untuk kembali mengenang kelahiran, perjuangan, akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW. Kehadiran Rasulullah membawa perubahan besar bagi kehidupan umat manusia," ujar Bupati.
Beliau mengajarkan tentang keimanan, kejujuran, kasih sayang, persaudaraan, kesabaran, keadilan serta kepedulian terhadap sesama. Hal senada juga disampaikan terkait Haul Habib Saggaf Al-Jufri. Habib Saggaf bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang seorang ulama dan tokoh yang telah berpulang ke rahmatullah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengambil hikmah dari perjalanan hidup, ilmu, perjuangan dan keteladanan beliau.
Bupati menyampaikan bahwa pembangunan Kabupaten Banggai tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.
"Yang terpenting adalah pembangunan manusia yang beriman, berkarakter dan berakhlak mulia. Dalam konteks inilah peran para ulama, habaib, tokoh agama, lembaga pendidikan keagamaan, serta seluruh elemen masyarakat sangatlah penting," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Banggai menyadari tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan sinergi dan kebersamaan seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan Banggai yang maju, sejahtera dan berdaya saing, tetapi tetap memiliki jati diri sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, budaya, persaudaraan dan gotong royong.
Bupati mengajak seluruh masyarakat Banggai untuk terus menjaga ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah.
"Mari kita rawat suasana kehidupan masyarakat Banggai yang selama ini dikenal religius, toleran, aman dan penuh persaudaraan," ajaknya.
Bupati menutup sambutan dengan doa agar kegiatan ini membawa keberkahan, memperkuat iman dan ketakwaan, serta menjadi wasilah turunnya rahmat dan pertolongan Allah SWT bagi masyarakat dan daerah yang kita cintai.
"Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan kepada para ulama, habaib dan guru-guru kita, memberikan kekuatan kepada kita semua untuk terus berbuat kebaikan, serta memberikan keberkahan dan kemuliaan bagi Kabupaten Banggai," pungkas Bupati.
Kegiatan lalu dilanjutkan dengan mendengarkan penyampaian hikmah maulid Nabi Muhammad SAW. yang dibawakan oleh Ustadz Arifin Al-Jufri, S.Pd.I