Bebal, PT PAU Tetap Datangkan Tenaga Kerja Dari Luar Daerah Tanpa Melapor

Bebal, PT PAU Tetap Datangkan Tenaga Kerja Dari Luar Daerah Tanpa Melapor

Sejumlah karyawan PT PAU sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan perusahaan. (Foto: Dokumentasi PT PAU).

Transsulawesi.com, Banggai – Meski mendapatkan telah di demonstrasi oleh masyarakat Kecamatan Batui terkait protokol kesehatan Covid-19 yang tidak serius, lantas tidak juga menjadikan pihak manajemen PT Panca Amara Utama (PAU) serius menanggapi pandemi Covid-19 dilingkungan perusahaan mereka. Hal tersebut terungkap saat Rapat Dengar Pendapat di kantor DPRD Kabupaten Banggai, Rabu (12/8/2020).

Ketua komisi I DRPD Banggai Masnawati Muhammad mengingatkan agar perusahaan serius untuk menangani pandemi Covid-19 di Banggai. Menurut Masnawati, setelah kasus positif Covid-19 karyawan PT PAU perusahaan berjanji akan lockdown aktifitasnya untuk sementara waktu, namun pada faktanya perusahaan tidak serius dalam hal tersebut.

Masnawati mengungkapkan beberapa waktu lalu informasi dari pihak bandara bahwa PT PAU malah mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah ditengah pandemi Covid-19 diarea lingkungan kerjanya.

“PT PAU mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah, tanpa melaporkan ke Disnakertrans,” ujarnya dikutip dari Banggai Raya.

Sebelumnya pihak perusahaan berjanji melakukan lockdown perusahaan untuk sementara waktu hingga pandemi Covid-19 di area kerja PT PAU betul-betul kembali normal. Namun pada praktek lapangannya pihak perusahaan tidak sepenuhnya komitmen dengan janji mereka.

Bahkan menurut komisi I DPRD Banggai pihak perusahaan melakukan aktifasnya secara diam-diam tanpa mematuhi komitmen protokol kesehatan yang sebelumnya mereka janji untuk laksanakan.

“Nyatanya perusahaan masih mengajak tenaga kerja lokal bekerja dengan cara sembunyi-sembunyi,” ujarnya.

Bahkan pada rapat dengar pendapat tersebut, Ketua komisi I DRPD Banggai Masnawati Muhammad mengatakan perusahaan PT PAU keras kepala.

“Saya lihat PT PAU ini kebal (tidak patuh),” tegas Masnawati.

(mhr)

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.