
Antrian warga untuk mendapatkan jenis bahan bakar Pertalite di SPBU Batui, Rabu, (6/4/2022). Foto: transsulawesi
Transsulawesi.co, Batui -- Persediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite mulai sulit didapatkan di sejumlah SPBU yang ada di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai. Langkanya BBM subsidi dari pemerintah itu mulai dikeluhkan warga di Batui.
Dari pantauan banyak warga yang sengaja antri untuk mendapatkan jenis bahan bakar Pertalite di SPBU Batui, Rabu, (6/4/2022).
"Ini lagi mo antri Pertalite di SPBU, rame sekali antrain mungkin langka," kata pengendara mobil, Aco.
Tidak hanya mengeluh akan langkanya BBM Pertalite di SPBU, harga Pertamax saat ini juga naik secara drastis. Naiknya harga Pertamax itu per liter mencapai Rp 12.750 hingga dinilai memberatkan warga.
Tapi isu mengenai kelangkaan Pertalite dibantah oleh manajemen PT Pertamina (Persero) selaku badan usaha yang menjual bensin jenis Pertalite itu.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution mengatakan bahwa, pihaknya menjamin stok Pertalite. Bahkan, pihaknya sudah menggelontorkan 15% stok di atas konsumsi rata-rata Pertalite.
"Jadi tidak ada (kelangkaan), kami menjamin stok pada posisi yang baik di Pertamina. Kami menggelontorkan 15% di atas konsusmis rata-rata pertalite di SPBU, sehingga stok terjamin," ungkap Alfian dikutip dari CNBC Indonesia dalam Energy Corner, Senin (4/4/2022).